Bajrangi Bhaijaan

Plot
Di kota India yang ramai, seorang gadis muda bisu bernama Chaitra, dari Pakistan, tersesat setelah terpisah dari keluarganya. Kisah dimulai dengan Chaitra, mengenakan pakaian Pakistan dan mengucapkan beberapa kata, dengan putus asa berusaha mencari ibunya. Namun, dia gagal menyampaikan situasinya kepada orang yang lewat karena ketidakmampuannya untuk berkomunikasi secara efektif, mengingat kendala bahasa dan disabilitasnya. Sementara itu, seorang pria yang saleh dan baik hati bernama Pawan Kumar Chaubey, yang dengan sayang disebut sebagai Bajrangi Bhaijaan, digambarkan sebagai sosok saleh di New Delhi. Dengan komitmen yang tak tergoyahkan pada keyakinannya, Pawan percaya pada kesucian pekerjaannya dan tidak ragu untuk membantu mereka yang membutuhkan. Ketika Chaitra secara tidak sengaja menyelinap ke sanctum sanctorum sebuah kuil dan secara tidak sengaja menjatuhkan berhala, pihak berwenang dan penduduk setempat salah mengartikan tindakannya dan mencapnya sebagai penodaan situs suci. Tergerak oleh kepolosan dan kesusahan tulus gadis itu, Pawan mengambil tanggung jawab untuk mengawalnya kembali ke Pakistan asalnya. Untuk mencapai hal ini, dia melintasi perbatasan, menghadapi banyak tantangan seperti pihak berwenang yang korup dan kondisi cuaca yang keras. Selama perjalanan berbahaya mereka, Pawan dan Chaitra mengembangkan ikatan yang tak terpatahkan, terlepas dari kendala bahasa. Dengan menafsirkan gerak tubuh dan ekspresinya, Pawan secara bertahap mengungkap misteri identitas Chaitra dan alasan di balik pemindahannya di India. Saat mereka menavigasi melalui geografi dan budaya India yang beragam, persahabatan mereka semakin dalam, dan rasa tugas Pawan yang tak tergoyahkan terbukti. Perjalanan mereka penuh dengan banyak rintangan, termasuk halangan birokrasi, pejabat korup, dan kemungkinan tertangkap dan dideportasi yang selalu mengancam. Namun, tekad Pawan yang kuat dan dedikasi tanpa pamrih membimbing mereka melalui cobaan yang mereka hadapi. Momen penting dalam cerita terungkap ketika Pawan dan Chaitra akhirnya mencapai perbatasan. Namun, ketika Pawan bersiap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada teman barunya, dia menyadari bahwa dia tidak bisa berpisah dengannya mengingat ikatan emosional yang kuat yang telah terjalin. Dengan demikian, dia memutuskan untuk mengambil rute lain dan memulai perjalanan yang sulit dan tidak dapat diprediksi, menghadapi tantangan lebih lanjut di sepanjang jalan. Seperti yang ditakdirkan, mereka akhirnya ditangkap oleh pihak berwenang dan dipaksa menjalani interogasi yang melelahkan. Tidak gentar, Pawan mempertahankan pendiriannya, bersikeras bahwa Chaitra adalah anak kecil tak berdosa dari Pakistan yang membutuhkan bantuan untuk kembali ke keluarganya. Akhirnya, kebenaran menang karena petugas memverifikasi identitas Pakistan Chaitra, yang terbukti dalam foto lama yang dibawanya. Namun, reuni mereka pahit, karena pihak berwenang Pakistan mengungkapkan bahwa ibu Chaitra, Nusrat, telah mencarinya tanpa henti tetapi, karena hubungan diplomatik yang tegang antara kedua negara, tidak dapat menemukannya. Pawan dan Chaitra kembali ke India, bertekad untuk menyatukan kembali ibu dan anak itu. Pengembaraan mereka mencapai kulminasi yang mengharukan ketika, melawan segala rintangan, keluarga itu akhirnya bersatu kembali. Nusrat dan Chaitra berbagi reuni yang penuh air mata di India, di mana tindakan tanpa pamrih Pawan dalam mengembalikan Chaitra akhirnya diakui dan dirayakan. Pada akhirnya, Pawan, meskipun awalnya orang luar bagi Chaitra, berubah menjadi wali yang penuh kasih dan perhatian yang memfasilitasi reuni keluarga Pakistan. Dalam kesimpulan yang mengharukan, ditunjukkan bahwa Pawan, setelah menyelesaikan misi sucinya, melanjutkan kehidupan salehnya sementara Nusrat dan Chaitra kembali ke kampung halaman mereka di Pakistan, akhirnya merasa tenang, mengetahui bahwa mereka memiliki malaikat pelindung yang bersedia melakukan apa saja untuk melindungi mereka.
Ulasan
Rekomendasi
